Tampilkan postingan dengan label celana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label celana. Tampilkan semua postingan
Senin, 25 November 2013
Rahasia Dibalik Celana Dalam Wanita Hitam

Pink. Warna ini memang identik dengan kesan girlie dan feminim dapat diliat di toko online, butik online tentunya pada saat anda ingin belanja pakaian dalam dengan belanja Baju Wanita Terbaru & Model Baju Terbaru online .
Merah. Cermin tangguh dan independen. Selain mewakili keberanian dan kemandirian, merah juga sering dipandang sebagai warna yang seksi dan menggoda bagi mr.*****.
Biru. Mewakili kecerahan dan kenyamanan. Penyuka warna biru biasanya sangat menyukai ketenangan. Bila ingin merasa nyaman dan diterima tanpa harus tampil sangat percaya diri, dalaman warna biru bisa menjadi pilihan saat belanja pakaian dalam online.
Oranye. Perpaduan antara warna kuning dan merah ini identik dengan tipikal orang yang menyukai tantangan dan senang tampil sebagai pusat perhatian mr.*****.
Kuning. Warna cerah ini melambangkan kecerdasan dan intelektual yang tinggi. Kuning juga sering diidentikkan dengan warna outdoor. Penyuka warna ini seorang yang optimis, tangguh, dan tahan banting.
Putih. Semua orang tahu warna satu ini identik dengan suci dan bersih. Putih juga termasuk warna paling aman selain hitam, karena bisa dipadu dengan segala warna.mr.***** juga sering bertemu ini
Hijau. Sangat identik dengan alam dan segala yang berbau natural. Penggemar warna ini adalah penyuka hal-hal yang natural dan pencinta kedamaian tapi bukan berarti tidak menerima gangguan mr.*****.
warna warni
nah ada yang bertanya….kalo warnanya campur seperti pelangi,bercak macan,pokoknya warna warni gimana??
cewek yg suka daleman warna warni disinyalir cewek cepet bosan, suka gonta ganti,ga puas dengan satu anu....
Sumber: mantapp.com
Sabtu, 23 November 2013
Foto Merayakan Hari Tanpa Celana Panjang
Seperti tahun-tahun sebelumnya kelompok Improv Everywhere membuka tahun yang baru dengan kampanye tahunannya, yakni “No Pants Subway Ride” alias naik kereta api tanpa celana panjang. Tahun ini kegiatan itu dilakukan pada Minggu (8/1/2012). Tak hanya di New York, tempat kelompok itu bermarkas, tetapi ribuan orang dari 59 kota lain di 27 negara berpartisipasi dalam kegiatan aneh itu.

Para peserta berangkat dari rumah dengan pakaian lengkap. Namun begitu sampai di stasiun kereta api bawah tanah, masing-masing melepas celana panjang. Pakaian yang mereka kenakan hanya kemeja, blus, atau kaus yang dilengkapi jaket, dan celana dalam dalam berbagai model.

Kegiatan ini dimulai pada tahun 2001 di New York dengan peserta hanya tujuh orang. Setelah 11 tahun digelar, hampir semua kota besar di Amerika dan dunia mengikutinya. Tahun ini aksi ini diikuti orang-orang di New York, Washington DC, Los Angeles, Mexico City, Toronto, London, Madrid, dan berbagai kota lain di dunia.

Namun tidak semua bisa menggelar acara ini dengan mudah. Peserta Hari Tanpa Celana Panjang di Stasiun di Madrid mendapat sedikit hambatan. Polisi mencegat mereka di pintu masuk stasiun.

Improv Everywhere mengundang orang untuk mengikuti kegiatan itu melalui Facebook dan lebih dari 16.000 orang dari seluruh dunia mendaftar. Tujuan kegiatan ini, menurut Improv Everywhere, adalah memberi kejutan dan menghibur penumpang kereta.

Dalam undangan itu disebutkan bahwa mereka harus bersikap seperti biasa saat naik kereta api, misalnya mengobrol, membaca, atau mendengarkan musik melalui gadget.

Namun tidak semua orang melihat sisi lucu aksi itu. Salah satunya Alicia Lopez, penumpang kereta api di Mexico City. Di kota itu sekitar 700 orang berpartisipasi. “Saya menganggap orang tanpa celana panjang, tanpa rok, sebagai setengah telanjang. Dan saya tidak suka,” katanya.

“Saya tidak tahu tuntutan mereka. Saya tidak tahu apa yang mereka cari, karena mereka berunjuk rasa tetapi saya pikir ada cara lain untuk melakukannya,” ujar Lopez yang mengira aksi itu sebagai bentuk demonstrasi.

Menurut Dan Becherano dari Improv Everywhere, selain untuk menghibur, mereka juga ingin melihat reaksi orang. “Tujuan aksi massa ini adalah untuk menunjukkan bahwa kami bisa bersama-sama tanpa perlu mengenal satu sama lain dan bekerja sebagai tim tanpa perlu bertemu sebelumnya,” paparnya.
“Tetapi yang paling penting adalah para korban – reaksi mereka yang tidak terlibat,” lanjutnya.
http://zonaunikdanmenarik.blogspot.com/2012/01/foto-merayakan-hari-tanpa-celana.html#ixzz1kYzrX5SP
Para peserta berangkat dari rumah dengan pakaian lengkap. Namun begitu sampai di stasiun kereta api bawah tanah, masing-masing melepas celana panjang. Pakaian yang mereka kenakan hanya kemeja, blus, atau kaus yang dilengkapi jaket, dan celana dalam dalam berbagai model.
Kegiatan ini dimulai pada tahun 2001 di New York dengan peserta hanya tujuh orang. Setelah 11 tahun digelar, hampir semua kota besar di Amerika dan dunia mengikutinya. Tahun ini aksi ini diikuti orang-orang di New York, Washington DC, Los Angeles, Mexico City, Toronto, London, Madrid, dan berbagai kota lain di dunia.
Namun tidak semua bisa menggelar acara ini dengan mudah. Peserta Hari Tanpa Celana Panjang di Stasiun di Madrid mendapat sedikit hambatan. Polisi mencegat mereka di pintu masuk stasiun.
Improv Everywhere mengundang orang untuk mengikuti kegiatan itu melalui Facebook dan lebih dari 16.000 orang dari seluruh dunia mendaftar. Tujuan kegiatan ini, menurut Improv Everywhere, adalah memberi kejutan dan menghibur penumpang kereta.
Dalam undangan itu disebutkan bahwa mereka harus bersikap seperti biasa saat naik kereta api, misalnya mengobrol, membaca, atau mendengarkan musik melalui gadget.
Namun tidak semua orang melihat sisi lucu aksi itu. Salah satunya Alicia Lopez, penumpang kereta api di Mexico City. Di kota itu sekitar 700 orang berpartisipasi. “Saya menganggap orang tanpa celana panjang, tanpa rok, sebagai setengah telanjang. Dan saya tidak suka,” katanya.
“Saya tidak tahu tuntutan mereka. Saya tidak tahu apa yang mereka cari, karena mereka berunjuk rasa tetapi saya pikir ada cara lain untuk melakukannya,” ujar Lopez yang mengira aksi itu sebagai bentuk demonstrasi.
Menurut Dan Becherano dari Improv Everywhere, selain untuk menghibur, mereka juga ingin melihat reaksi orang. “Tujuan aksi massa ini adalah untuk menunjukkan bahwa kami bisa bersama-sama tanpa perlu mengenal satu sama lain dan bekerja sebagai tim tanpa perlu bertemu sebelumnya,” paparnya.
“Tetapi yang paling penting adalah para korban – reaksi mereka yang tidak terlibat,” lanjutnya.
http://zonaunikdanmenarik.blogspot.com/2012/01/foto-merayakan-hari-tanpa-celana.html#ixzz1kYzrX5SP
Langganan:
Postingan (Atom)