Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Maret 2014
Spam Tercipta dari Adegan Acara Komedi

Spam memiliki warna penting dalam dinamika penggunaan internet. Kehadirannya menjadikan beberapa penyedia layanan surat elektronik atau e-mail membuat filter untuk mengendalikan spam. Kebanyakan pengguna e-mail memang menjadi tidak nyaman ketika akunnya dibanjiri e-mail spam dengan pesan-pesan komersial.
Dari mana sebenarnya spam bermula? Menurut penelusuran spamhelp.org, istilah ini terilhami adegan salah satu episode komedi situasi berjudul Monty Python. Komedi ini berasal dari Inggris, tapi diputar melalui jaringan komputer Arpanet (cikal bakal internet) pada awal tahun 1980-an.
Dalam satu episode serial tersebut ada adegan yang menggambarkan sepasang suami istri yang makan di restoran. Mereka memesan banyak makanan. Dalam setiap makanan terdapat daging cincang yang dipres. Dalam bahasa Inggris, makanan tersebut dinamakan spam.
Pasangan ini pun merasa tidak puas dengan adanya spam pada setiap makanan yang dipesan dari restoran itu. Mereka lantas memesan makanan lain dengan memastikan kepada pelayan restoran untuk tidak diberi spam. Saat itu pula dari balik dapur restoran terdengar teriakan yang dilagukan, “Spam…spam…spam…spam yang menyenangkan. Spam yang menakjubkan.”
Dari sinilah kemudian kemudian kata spam punya makna baru. Kata ini dilekatkan dengan sesuatu yang tidak diinginkan. E-mail yang tiba-tiba terkirim tanpa dikehendaki pemilik akun pun kemudian disebut sebagai spam. Padahal kata yang pas untuk mewakili e-mail tak diinginkan itu adalah Unsolicited Bulk Email atau Unsolicited Commercial Email alias e-mail yang tidak diinginkan.
Menurut ezinearticles.com, e-mail spam pertama kali dikirimkan oleh perusahaan peralatan digital. Namun orang yang secara jelas teridentifikasi sebagai pengirim spam di dunia ini adalah Dave Rhodes. Mahasiswa sebuah perguruan tinggi ini pertama kali mengirim spam pada tahun 1986. Waktu itu, dia manfaatkan jaringan komputer Usenet (yang kemudian berkembang jadi internet) untuk mengiklankan perusahaan Pyramid Scheme.
Tahun 1993, seorang bernama Richard Depew menulis tentang program yang bisa menghentikan posting dari newsgroup. Sayang program ini mengandung kelemahan dan saat dijalankan ternyata bertinjauan dibobol dengan terkirimnya 200 email ke News Admin Policy Newsgroup. E-mail pembobol inilah yang kemudian secara resmi disebut spam.
Pembobolan ini kemudian menghilhami dua orang bernama Cantor dan Siegel. Keduanya memanfaatkan internet di tahun 1994 untuk mengirimkan email yang tidak disukai para pemilik akun e-mail. Keduanya mengirim e-mail komersial kepada 6.000 akun dalam waktu bersamaan.
Kiriman e-mail spam pun terus berkembang. Di tahun 2000-an ini, diperkirakan sedkitar 90 juta e-mail spam terkirim setiap hari. Pendiri Mcrosoft Bill Gates mengungkapkan dirinya menerima empat juta e-mail setiap tahun, dan kebanyakan adalah e-mail spam.
Senin, 03 Maret 2014
Batu Tertua di Bumi Bukan Berasal Dari Bumi

Hajar Aswad adalah “batu hitam” yang terletak di sudut sebelah Tenggara Ka’bah, yaitu sudut darimana Tawaf dimulai. Hajar Aswad merupakan jenis batu ‘RUBY’ yang diturunkan Allah dari surga melalui malaikat Jibril. Namun sebenarnya warna asli hajar aswad adalah putih, sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW dalam salah satu sabdanya.
“Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.”
Hajar Aswad terdiri dari delapan keping yang terkumpul dan diikat dengan lingkaran perak. Batu hitam itu sudah licin karena terus menerus di kecup, dicium dan diusap-usap oleh jutaan bahkan milyaran manusia sejak Nabi Adam, yaitu jamaah yang datang ke Baitullah, baik untuk haji maupun untuk tujuan Umrah.
Pada abad 21 ini, dimana jaman sudah sedemikian modern, para peneliti sains meyakini bahwa Hajar Aswad merupakan batu tertua didunia dan bisa mengambang di air. Penelitian tersebut sudah dilakukan dalam waktu yang cukup lama dan bisa dipertanggungjawabkan. Di sebuah musium di Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita!!! Hal ini selaras dengan sabdaRasulullah SAW yg penulis kutip pada awal artikel,yaitu :
“Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.”

Beberapa fakta Luar Biasa lain tentang Hajar Aswad adalah seperti yang dijelaskan dalam beberapa riwayat didawah ini.
Satu riwayat Sahih lainnya menyatakan:
“ Rukun (HajarAswad) dan makam (Batu/Makam Ibrahim) berasal dari batu-batu ruby surga yang kalau tidak karena sentuhan dosa-dosa manusia akan dapat menyinari antara timur dan barat. Setiap orang sakit yang memegangnya akan sembuh dari sakitnya”
Hadist Sahih riwayat Imam Bathaqie dan Ibnu ‘Abas RA, bahwa Rasul SAW bersabda:
“Allah akan membangkitkan Al-Hajar (Hajar Aswad) pada hari kiamat. Ia dapat melihat dan dapat berkata. Ia akan menjadi saksi terhadap orang yang pernah memegangnya dengan ikhlas dan benar”.
Hadis Siti Aisyah RA mengatakan bahwa Rasul SAW bersabda:
“Nikmatilah (peganglah) Hajar Aswad ini sebelum diangkat (dari bumi). Ia berasal dari surga dan setiap sesuatu yang keluar dari surga akan kembali ke surga sebelum kiamat”
Dalam riwayatnya, disebutkan bahwa batu hitam tersebut pernah terkubur pasir selama beberapa lama dan secara ajaib ditemukan kembali oleh Nabi Ismail AS ketika ia berusaha mendapatkan batu tambahan untuk menutupi dinding Ka’bah yang masih sedikit kurang. Batu yang ditemukan inilah rupanya yang sedang dicari oleh Nabi Ibrahim AS, yang serta merta sangat gembira dan tak henti-hantinya menciumi batu tersebut. Bahkan, ketika sudah tiba dekat ka’bah, batu itu tak segera diletakan di tempatnya. Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS menggotong batu itu sambil memutari Ka’bah tujuh putaran
Subhanallah. Maha Suci Allah yang sudan menciptakan segala sesuatu dengan Maha Hebat. Untuk anda yang ingin menggali informasi lebih lanjut tentang Hajar Aswad, silahkan kunjungi sumber berikut :
http://www.bootingskoblog.com/2009/08/19/misteri-batu-hajar-aswad-yang-menggegerkan-nasa/http://www.eriricaldo.com/inspirasi/rahasia-hajar-aswad.html
Kamis, 27 Februari 2014
10 Orang yang hidup dari hal yang mustahil
1. Vesva Vulovic
Pramugari yang bertahan dari serangan teroris di atas 33.000 kaki

Pada tanggal 26 Januari 1972, sebuah maskapai penerbangan Yugoslavia DC-9 berangkat dari Kopenhagen, Beogard, dengan 28 penumpang dan awak. Di ketinggian 33000 kaki, ditemukan sebuah bom di bagian kargo yang ditanam oleh kelompok separatis Ustashe Kroasia dan meledak. Pesawat hancur dan jatuh di pegunungan. Dan yang menjadi kisah fenomenal sepanjang masa, pramugari Vulovic Vesna selamat dari ketinggian 33000 kaki dengan duduk di ekor pesawat.
Vulovic yang berusia 22 tahun bahkan tidak seharusnya ada di pesawat itu. Saat ia dalam sebuah wawancara, ia mengatakan itu adalah Vesna yang lain yang seharusnya ada di pesawat itu, tapi dia senang dan perasaan campur baur karena diijinkan untuk melakukan perjalanan pertamanya ke Denmark. Karena kejadian itu, dia mengalami cidera dengan tengkorak yang retak dua kaki yang patah dan tiga patah tulang belakang yang salah satunya hancur membuatnya lumpuh dari pinggang hingga bawah.
Vulovic menghabiskan beberapa bulan masuk dan keluar rumah sakit dan melakukan operasi yang memungkinkannya berjalan lagi. Ia menjadi selebriti ketika Guinness Book of World Records mengundangnya untuk sebbuah upacara di London dengan Paul McCartney. Dia tercatat sebagai orang yang mampu bertahan dari jatuh tanpa parasut.
2. Frane Selak
Lolos dari sebuah kecelakaan kereta api yang tergelincir pintu pesawat yang terbuka, tabrakan bus, mobil yang terbakar api, 2 kecelakaan mobil lainnya, kemudian memenangkan lotre jutaan Dollar

Keberuntungan selalu ada di sisinya atau sebaliknya untuk guru musik kroasia Frane Selak (lahir tahun 1929), yang terkenal di seluruh dunia karena lolos dari banyak kecelakaan fatal. Yang pertama adalah pengalaman mati surinya karena kedinginan dimulai pada Januari 1962, ketika berada di dalam kereta api menuju DuBovnik tiba-tiba kereta tergelincir ke dalam sungai yang dingin dan menewaskan 17 penumpang. Dia bertinjauan melarikan diri dengan lengan yang patah, sedikit goresan dan memar.
Setahun kemudian Selak terbang dari Zagreb ke Rijeka, ketika tiba-tiba angin bertiup dari cockpit pesawat, dan menerbangkan pintu pesawat, ia jatuh dari pesawat. Kecelakaan itu menewaskan 19 orang, tetapi Selak berunutng mendarat di tumpukan jerami dan bangun beberapa hari kemudian di rumah sakit dengan luka ringan.
Pada tahun 1966, ia mengalami kecelakaan ketiganya saat bepergian di dalam bis yang kecelakaan dan terjun ke dalam sebuah sungai. Ada empat orang yang tewas. Yang mengherankan, Selak bertinjauan lolos lagi tanpa terluka.
Pada tahun 1970, Selak mengemudi mobil ketika tiba-tiba mobilnya terbakar. Beruntungnya lagi, ia bertinjauan meninggalkan mobil sebelum tangki bahan bakarnya meledak. Tiga tahun kemudian mobil Selak kembali terbakar, api yang tertiup dari ventilasi udara. Ini merupakan kecemasan yang paling hebat, ia kehilangan sebagian besar rambutnya.
Pada tahun 1995, Selak berada di Zagreb ketika ia tertabrak bus, lagi-lagi tanpa meninggalkan apa-apa kecuali luka ringan.
Tahun berikutnya saat ia berkendara melalui jalan gunung, Selak menabrak pagar pembatas untuk menghindari sebuah truk yang mendekat dan mendarat di pohon dan mobilnya meledak 300 kaki di bawahnya.
Dalam peristiwa pergantian mengejutkan pada tahun 2003, Selak memenangkan jutaan dollar lotre kroasia.
3. Andes Survivors
Jatuh dari pegunungan Andes dan bertahan selama 72 hari

Pada hari Jumat tanggal 13 Oktober 1972, sebuah angkatan udara uruguay terbang melintasi Andes membawa tim Rugby Stella Maris College dari Monteviseo, Uruguay untuk memainkan pertandingan di Santiago, Chili. Ketika peswat itu terbang melalui celah di pegunungan, pemantau udara di Santiago memberitahu pilot bahwa pesawat berada di atas Curico, Chili dan diijinkan unutk mendarat. Hal ini terbukti menjadi kesalahan yang fatal. Karena celah tertutup oleh awan, pilot harus mengandalkan waktu yang biasanya dibutuhkan untuk melintasi gunung. Namun mereka gagal meperhitungkan kuatnya arah angin yang pada akhirnya memperlambat pesawat dan meningkatkan waktu yang diperlukan untuk melintasi pegunungan. Akibatnya, terjadi pembelokan dan penurunan pesawat yang terlalu cepat sebelum pesawat bertinjauan melintasi gunung.
Dua belas orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Orang-orang yang selamat tidak hanya harus menahan lapar dan menghadapi pegunungan yang menakutkan, tetapi juga suhu -30 derajat ketika malam hari. Mereka bertahan hidup dengan cadangan makanan yang mereka miliki hingga mereka diselamatkan, tetapi mereka kehilangan harapan ketika mereka mendengar bahwa pencarian telah dihentikan di radio. Putus asa dengan kurangnya makanan dan kelelahan fisik, mereka dipaksa untuk makan rekan mereka sendiri yang telah mati untuk terus hidup. Akhirnya setelah bosan dengan temperatur yang sangat rendah dan ancaman longsor serta sedih oleh kematian pasangan mereka dan prospek penyelamatan yang buruk, dua orang di antara mereka memutuskan untuk menyeberangi pegunungan untuk mencapai Chili. Pada tanggal 22 Desember 1972, setelah terisolasi 72 hari, dunia tahu bahwa ada 16 orang yang selamat di pegunungan Andes.
4. Anatoli Bugorski
Pria bertahan dari sebuah sinar eskalator partikel

Sebagai seorang peneliti di Institut tinggi energi Fisika di Protvino, Bugorski bekerja dengan eskalator partikel terbesar di Soviet. Pada tanggal 13 Juli 1978, ia sedang memeriksa sebuah peralatan yang tidak berfungsi ketika kecelakaan terjadi karena gagalnya mekanisme keamanan. Ia sedang membungkuk di atas peralatan ketika ia melongokan kepala di bagian dimana sinar proton bersinar. Dilaporkan ia melihat sinar yang "terangnya seribu kali sinar matahari", tapi tidak merasa sakit. Sinar diukur sekitar 200.000 rad ketika memasuki tengkoraknya, dan sekitar 300.00 rad ketika keluar setelah bertabrakan dengan bagian dalam kepalanya. Bagian kiri setengah wajah Bugorski membengkak dan membuatnya tidak bisa dikenali dan selama beberapa hari mulai mengelupas, meninggalkan bekas sinar proton yang telah membakar bagian wajahnya, tulang dan otak jaringan di bawahnya. Seperti yang diyakini, bahwa sekitar 500-600 rad sudah cukup untuk membunuh seseorang, ia dibawa ke sebuah klinik di moskow dimana para dokter diharapkan bisa mengamati kematiannya. Namun Burgoski bertahan dan bahkan menyelesaikan pendidikan Ph.D-nya. Nyaris tidak ada kerusakan pada kemampuan intelekualnya, tetapi kelelahan kerja mental meningkat tajam. Ia benar-benar kehilangan pendengaran di telinga kirinya dan dengungan yang tidak nyaman masih sering terasa. Wajah bagian kirinya membeku serta kerusakan saraf.
5. Roy Sullivan
Disambar petir sebanyak 7 kali

Roy adalah seorang sherif di Virginia yang memiliki daya tarik luar biasa untuk petir atau lebih tepatnya petir mempunyai daya tarik terhadapnya. Selama 36 tahun karirnya sebagai ranger, ia tersambar petir sebanyak tujuh kali dan selamat setiap kali tersambar. Ketika mendapatkan sambaran petir ketujuh, ia mencatatkan dirinya dalam Guinness Book of World Records:
-Pada tahun 1942, pertama kali tersambar petir mengenai kaki dan kukunya yang besar.
-Pada tahun 1969, serangan kedua membuat alisnya terbakar dan membuatnya pingsan.
-Pada tahun 1970, dia tersambar petir lagi dan membuat bahunya terkoyak.
-Pada tahun 1972, rambutnya terbakar dan merendam kepalanya untuk mendinginkannya.
-Pada tahun 1973, petir kembali menyambar dengan merobek topinya dan membakar kepalanya dan melemparnya keluar dari truk dan merusak sepatu kirinya.
-Pada tahun 1976, membuatnya cidera pada pergelangan kaki.
-Pada tahun 1977, sambaran terakhir yang membawanya ke rumah sakit dengan dada dan perut terbakar.
Istrinya juga tersambar sekali ketika tiba-tiba sebuah petir menyambarnya saat ia dan suaminya sedang menjemur baju di halaman belakang. Pada tanggal 28 September 1983, Roy meninggal pada usia 71 tahun, dilaporkan tertembak oleh senapan shotgun yang tidak ada hubungannya dengan petir.
6. Joe Simpson
Menaklukan Siula grande, jatuh 100 ke jurang es, merangkak selama 3 hari

Joe Simpson dan Simon Yates adalah orang pertama yang bertinjauan mendaki puncak Siula Grande, di pegunungan Andes, Peru. Bencana terjadi dalam perjalanan turun dan Yates terpaksa membiarkan Simpson yang terluka parah jatuh 100 kaki ke jurang es. Simpson selamat dari jatuh dan menghabiskan waktu tiga hari untuk merangkak kembali ke kemah utama.
7. Truman Duncan
Terbelah dua oleh kereta api

Petugas kereta api Truman Duncan jatuh di depan kereta yang bergerak. Dia tergilas di bawah dan terpotong dua. Meskipun kehilangan kedua kaki dan ginjalnya, Duncan selamat selama 45 menit, kemudian bertahan dengan melakukan 23 operasi.
8. Aron Ralston
Diamputasi lengan bawah bagian kanan agar dapat bertahan hidup di pegunungan

Pada Mei 2003, Aron Ralston ketika sedang dalam perjalanan canyoneering Blu Yohanes Canyon, sebuah batu jatuh dan menghimpit lengan kanannya dan menghancurkan lengannya. Setelah mencoba selama lima hari mengangkat dan memecahkan batu, keputusan membuatnya mengukir namanya, tanggal lahir dan tanggal kematian di batu tersebut, meminum air seni sendiri karena kekurangan air dan merekam video selamat tinggal kepada keluarganya.
Akhirnya setelah mengalami dehidrasi dan mengigau, ia memutuskan untuk membungkukkan lengannya melawan desakan batu dan mematahkan tulang radius dan ulna. Menggunakan pisau tumpul pada alat multiuse, ia memotong jaringan yang lunak di sekitar lengan yang patah. Ia kemudian menggunakan tang untuk memotong bagina tendon yang keras. Setelah Ralston diselamatkan, lengannya diambil oleh otoritas taman dan dipindahkan dari bawah batu. Dikremasi dan diberikan kepada Ralston. Ia kembali ke batu tersebut dan menaburkan abu di sana.
9. Robert Evans
Selamat setelah ditabrak oleh mobil dan kereta api sejam kemudian

Di suatu pagi bulan September 2008, seorang tunawisma berusia 46 tahun, Robert Evans ditabrak lari oleh sebuah mobil, dan ketika berjalan dari rumah sakit ke perkemahan, ia terlempar dari jembatan kereta api yang sempit ke dalam sungai oleh kereta api, selamat dari kecelakaan kedua dalam tujuh jam. Polisi mengatakan bahwa Evans ditabrak oleh tangga kereta api yang terletak di samping kereta. Jembatan kereta api itu hanya cukup untuk menampung rel kereta api dan tidak untuk para pejalan kaki atau lalu lintas lainnya.
10. Mauro Prosperi
Bertahan 9 hari di Gurun Sahara

Prospei, seorang pelari marathon des Sables pada tahun 1994 di maroko. Setelah melewati 6 hari dan jarak 233 kilometer badai padang pasir menyebabkan Prosperi kehilangan jalan. Akhirnya ia bingung dan belari ke arah yang salah, akhirnya berjalan beberapa ratus kilometer ke Aljazair. Setelah 36 jam ia kehabisan makanan dan air. Dia bertahan hidup dengan meminum air seni sendiri dan memakan kelelawar yang tinggal di sebuah masjid yang telah ditinggalkan dan kadang-kadang ular yang ditemukan di padang pasir. Tidak ingin mati di padang pasir, ia mencoba bunuh diri di masjid dengan memotong pergelangan tangannya denga pisau kecil yang dimilikinya. Usahanya gagal karena kekurangan air yang menyebabkan darahnya menebal dan bergumpal sebelum dia sempat mati.
Setelah 9 hari sendirian di padang pasir, ia ditemukan oleh keluarga nomaden dan dibawa ke sebuah kamp militer Aljazair, dan dari sana dibawa ke rumah sakit. Dia telah tersesat 186 mil dari rute marathonnya, dan dlaporkan telah kehilangan berat badan sekitar 30-40 pon.
Pramugari yang bertahan dari serangan teroris di atas 33.000 kaki

Pada tanggal 26 Januari 1972, sebuah maskapai penerbangan Yugoslavia DC-9 berangkat dari Kopenhagen, Beogard, dengan 28 penumpang dan awak. Di ketinggian 33000 kaki, ditemukan sebuah bom di bagian kargo yang ditanam oleh kelompok separatis Ustashe Kroasia dan meledak. Pesawat hancur dan jatuh di pegunungan. Dan yang menjadi kisah fenomenal sepanjang masa, pramugari Vulovic Vesna selamat dari ketinggian 33000 kaki dengan duduk di ekor pesawat.
Vulovic yang berusia 22 tahun bahkan tidak seharusnya ada di pesawat itu. Saat ia dalam sebuah wawancara, ia mengatakan itu adalah Vesna yang lain yang seharusnya ada di pesawat itu, tapi dia senang dan perasaan campur baur karena diijinkan untuk melakukan perjalanan pertamanya ke Denmark. Karena kejadian itu, dia mengalami cidera dengan tengkorak yang retak dua kaki yang patah dan tiga patah tulang belakang yang salah satunya hancur membuatnya lumpuh dari pinggang hingga bawah.
Vulovic menghabiskan beberapa bulan masuk dan keluar rumah sakit dan melakukan operasi yang memungkinkannya berjalan lagi. Ia menjadi selebriti ketika Guinness Book of World Records mengundangnya untuk sebbuah upacara di London dengan Paul McCartney. Dia tercatat sebagai orang yang mampu bertahan dari jatuh tanpa parasut.
2. Frane Selak
Lolos dari sebuah kecelakaan kereta api yang tergelincir pintu pesawat yang terbuka, tabrakan bus, mobil yang terbakar api, 2 kecelakaan mobil lainnya, kemudian memenangkan lotre jutaan Dollar

Keberuntungan selalu ada di sisinya atau sebaliknya untuk guru musik kroasia Frane Selak (lahir tahun 1929), yang terkenal di seluruh dunia karena lolos dari banyak kecelakaan fatal. Yang pertama adalah pengalaman mati surinya karena kedinginan dimulai pada Januari 1962, ketika berada di dalam kereta api menuju DuBovnik tiba-tiba kereta tergelincir ke dalam sungai yang dingin dan menewaskan 17 penumpang. Dia bertinjauan melarikan diri dengan lengan yang patah, sedikit goresan dan memar.
Setahun kemudian Selak terbang dari Zagreb ke Rijeka, ketika tiba-tiba angin bertiup dari cockpit pesawat, dan menerbangkan pintu pesawat, ia jatuh dari pesawat. Kecelakaan itu menewaskan 19 orang, tetapi Selak berunutng mendarat di tumpukan jerami dan bangun beberapa hari kemudian di rumah sakit dengan luka ringan.
Pada tahun 1966, ia mengalami kecelakaan ketiganya saat bepergian di dalam bis yang kecelakaan dan terjun ke dalam sebuah sungai. Ada empat orang yang tewas. Yang mengherankan, Selak bertinjauan lolos lagi tanpa terluka.
Pada tahun 1970, Selak mengemudi mobil ketika tiba-tiba mobilnya terbakar. Beruntungnya lagi, ia bertinjauan meninggalkan mobil sebelum tangki bahan bakarnya meledak. Tiga tahun kemudian mobil Selak kembali terbakar, api yang tertiup dari ventilasi udara. Ini merupakan kecemasan yang paling hebat, ia kehilangan sebagian besar rambutnya.
Pada tahun 1995, Selak berada di Zagreb ketika ia tertabrak bus, lagi-lagi tanpa meninggalkan apa-apa kecuali luka ringan.
Tahun berikutnya saat ia berkendara melalui jalan gunung, Selak menabrak pagar pembatas untuk menghindari sebuah truk yang mendekat dan mendarat di pohon dan mobilnya meledak 300 kaki di bawahnya.
Dalam peristiwa pergantian mengejutkan pada tahun 2003, Selak memenangkan jutaan dollar lotre kroasia.
3. Andes Survivors
Jatuh dari pegunungan Andes dan bertahan selama 72 hari

Pada hari Jumat tanggal 13 Oktober 1972, sebuah angkatan udara uruguay terbang melintasi Andes membawa tim Rugby Stella Maris College dari Monteviseo, Uruguay untuk memainkan pertandingan di Santiago, Chili. Ketika peswat itu terbang melalui celah di pegunungan, pemantau udara di Santiago memberitahu pilot bahwa pesawat berada di atas Curico, Chili dan diijinkan unutk mendarat. Hal ini terbukti menjadi kesalahan yang fatal. Karena celah tertutup oleh awan, pilot harus mengandalkan waktu yang biasanya dibutuhkan untuk melintasi gunung. Namun mereka gagal meperhitungkan kuatnya arah angin yang pada akhirnya memperlambat pesawat dan meningkatkan waktu yang diperlukan untuk melintasi pegunungan. Akibatnya, terjadi pembelokan dan penurunan pesawat yang terlalu cepat sebelum pesawat bertinjauan melintasi gunung.
Dua belas orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Orang-orang yang selamat tidak hanya harus menahan lapar dan menghadapi pegunungan yang menakutkan, tetapi juga suhu -30 derajat ketika malam hari. Mereka bertahan hidup dengan cadangan makanan yang mereka miliki hingga mereka diselamatkan, tetapi mereka kehilangan harapan ketika mereka mendengar bahwa pencarian telah dihentikan di radio. Putus asa dengan kurangnya makanan dan kelelahan fisik, mereka dipaksa untuk makan rekan mereka sendiri yang telah mati untuk terus hidup. Akhirnya setelah bosan dengan temperatur yang sangat rendah dan ancaman longsor serta sedih oleh kematian pasangan mereka dan prospek penyelamatan yang buruk, dua orang di antara mereka memutuskan untuk menyeberangi pegunungan untuk mencapai Chili. Pada tanggal 22 Desember 1972, setelah terisolasi 72 hari, dunia tahu bahwa ada 16 orang yang selamat di pegunungan Andes.
4. Anatoli Bugorski
Pria bertahan dari sebuah sinar eskalator partikel

Sebagai seorang peneliti di Institut tinggi energi Fisika di Protvino, Bugorski bekerja dengan eskalator partikel terbesar di Soviet. Pada tanggal 13 Juli 1978, ia sedang memeriksa sebuah peralatan yang tidak berfungsi ketika kecelakaan terjadi karena gagalnya mekanisme keamanan. Ia sedang membungkuk di atas peralatan ketika ia melongokan kepala di bagian dimana sinar proton bersinar. Dilaporkan ia melihat sinar yang "terangnya seribu kali sinar matahari", tapi tidak merasa sakit. Sinar diukur sekitar 200.000 rad ketika memasuki tengkoraknya, dan sekitar 300.00 rad ketika keluar setelah bertabrakan dengan bagian dalam kepalanya. Bagian kiri setengah wajah Bugorski membengkak dan membuatnya tidak bisa dikenali dan selama beberapa hari mulai mengelupas, meninggalkan bekas sinar proton yang telah membakar bagian wajahnya, tulang dan otak jaringan di bawahnya. Seperti yang diyakini, bahwa sekitar 500-600 rad sudah cukup untuk membunuh seseorang, ia dibawa ke sebuah klinik di moskow dimana para dokter diharapkan bisa mengamati kematiannya. Namun Burgoski bertahan dan bahkan menyelesaikan pendidikan Ph.D-nya. Nyaris tidak ada kerusakan pada kemampuan intelekualnya, tetapi kelelahan kerja mental meningkat tajam. Ia benar-benar kehilangan pendengaran di telinga kirinya dan dengungan yang tidak nyaman masih sering terasa. Wajah bagian kirinya membeku serta kerusakan saraf.
5. Roy Sullivan
Disambar petir sebanyak 7 kali

Roy adalah seorang sherif di Virginia yang memiliki daya tarik luar biasa untuk petir atau lebih tepatnya petir mempunyai daya tarik terhadapnya. Selama 36 tahun karirnya sebagai ranger, ia tersambar petir sebanyak tujuh kali dan selamat setiap kali tersambar. Ketika mendapatkan sambaran petir ketujuh, ia mencatatkan dirinya dalam Guinness Book of World Records:
-Pada tahun 1942, pertama kali tersambar petir mengenai kaki dan kukunya yang besar.
-Pada tahun 1969, serangan kedua membuat alisnya terbakar dan membuatnya pingsan.
-Pada tahun 1970, dia tersambar petir lagi dan membuat bahunya terkoyak.
-Pada tahun 1972, rambutnya terbakar dan merendam kepalanya untuk mendinginkannya.
-Pada tahun 1973, petir kembali menyambar dengan merobek topinya dan membakar kepalanya dan melemparnya keluar dari truk dan merusak sepatu kirinya.
-Pada tahun 1976, membuatnya cidera pada pergelangan kaki.
-Pada tahun 1977, sambaran terakhir yang membawanya ke rumah sakit dengan dada dan perut terbakar.
Istrinya juga tersambar sekali ketika tiba-tiba sebuah petir menyambarnya saat ia dan suaminya sedang menjemur baju di halaman belakang. Pada tanggal 28 September 1983, Roy meninggal pada usia 71 tahun, dilaporkan tertembak oleh senapan shotgun yang tidak ada hubungannya dengan petir.
6. Joe Simpson
Menaklukan Siula grande, jatuh 100 ke jurang es, merangkak selama 3 hari

Joe Simpson dan Simon Yates adalah orang pertama yang bertinjauan mendaki puncak Siula Grande, di pegunungan Andes, Peru. Bencana terjadi dalam perjalanan turun dan Yates terpaksa membiarkan Simpson yang terluka parah jatuh 100 kaki ke jurang es. Simpson selamat dari jatuh dan menghabiskan waktu tiga hari untuk merangkak kembali ke kemah utama.
7. Truman Duncan
Terbelah dua oleh kereta api

Petugas kereta api Truman Duncan jatuh di depan kereta yang bergerak. Dia tergilas di bawah dan terpotong dua. Meskipun kehilangan kedua kaki dan ginjalnya, Duncan selamat selama 45 menit, kemudian bertahan dengan melakukan 23 operasi.
8. Aron Ralston
Diamputasi lengan bawah bagian kanan agar dapat bertahan hidup di pegunungan

Pada Mei 2003, Aron Ralston ketika sedang dalam perjalanan canyoneering Blu Yohanes Canyon, sebuah batu jatuh dan menghimpit lengan kanannya dan menghancurkan lengannya. Setelah mencoba selama lima hari mengangkat dan memecahkan batu, keputusan membuatnya mengukir namanya, tanggal lahir dan tanggal kematian di batu tersebut, meminum air seni sendiri karena kekurangan air dan merekam video selamat tinggal kepada keluarganya.
Akhirnya setelah mengalami dehidrasi dan mengigau, ia memutuskan untuk membungkukkan lengannya melawan desakan batu dan mematahkan tulang radius dan ulna. Menggunakan pisau tumpul pada alat multiuse, ia memotong jaringan yang lunak di sekitar lengan yang patah. Ia kemudian menggunakan tang untuk memotong bagina tendon yang keras. Setelah Ralston diselamatkan, lengannya diambil oleh otoritas taman dan dipindahkan dari bawah batu. Dikremasi dan diberikan kepada Ralston. Ia kembali ke batu tersebut dan menaburkan abu di sana.
9. Robert Evans
Selamat setelah ditabrak oleh mobil dan kereta api sejam kemudian

Di suatu pagi bulan September 2008, seorang tunawisma berusia 46 tahun, Robert Evans ditabrak lari oleh sebuah mobil, dan ketika berjalan dari rumah sakit ke perkemahan, ia terlempar dari jembatan kereta api yang sempit ke dalam sungai oleh kereta api, selamat dari kecelakaan kedua dalam tujuh jam. Polisi mengatakan bahwa Evans ditabrak oleh tangga kereta api yang terletak di samping kereta. Jembatan kereta api itu hanya cukup untuk menampung rel kereta api dan tidak untuk para pejalan kaki atau lalu lintas lainnya.
10. Mauro Prosperi
Bertahan 9 hari di Gurun Sahara

Prospei, seorang pelari marathon des Sables pada tahun 1994 di maroko. Setelah melewati 6 hari dan jarak 233 kilometer badai padang pasir menyebabkan Prosperi kehilangan jalan. Akhirnya ia bingung dan belari ke arah yang salah, akhirnya berjalan beberapa ratus kilometer ke Aljazair. Setelah 36 jam ia kehabisan makanan dan air. Dia bertahan hidup dengan meminum air seni sendiri dan memakan kelelawar yang tinggal di sebuah masjid yang telah ditinggalkan dan kadang-kadang ular yang ditemukan di padang pasir. Tidak ingin mati di padang pasir, ia mencoba bunuh diri di masjid dengan memotong pergelangan tangannya denga pisau kecil yang dimilikinya. Usahanya gagal karena kekurangan air yang menyebabkan darahnya menebal dan bergumpal sebelum dia sempat mati.
Setelah 9 hari sendirian di padang pasir, ia ditemukan oleh keluarga nomaden dan dibawa ke sebuah kamp militer Aljazair, dan dari sana dibawa ke rumah sakit. Dia telah tersesat 186 mil dari rute marathonnya, dan dlaporkan telah kehilangan berat badan sekitar 30-40 pon.
sumber
Orignal From: 10 Orang yang hidup dari hal yang mustahil
Jumat, 31 Januari 2014
Hasil karya lukisan dari berbagai seniman Part VIII
Hu Jun Di







Wang Xiaojin




Zoriko Dorzhiev




Wang Yi Guang





Anita Kreituse




Valery Blokhin




Liu Hong Yuan


Nathan Florence





Mary Harman





Martin Leman





Zenin Xenia





Osiris Rain




Erwin Guilermo





Cesar Barrios





Giuseppe Mariotti





Rogelio Barillas





Alfredo Garcia Gil




Patrick McGrath





Zai Kuang






Andrew Bennett





Hu Yongkai

.jpg)

.jpg)








Wang Xiaojin




Zoriko Dorzhiev




Wang Yi Guang





Anita Kreituse




Valery Blokhin




Liu Hong Yuan


Nathan Florence





Mary Harman





Martin Leman





Zenin Xenia





Osiris Rain




Erwin Guilermo





Cesar Barrios





Giuseppe Mariotti





Rogelio Barillas





Alfredo Garcia Gil




Patrick McGrath





Zai Kuang






Andrew Bennett





Hu Yongkai

.jpg)

.jpg)

Langganan:
Postingan (Atom)