Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Februari 2014
10 Cara Paling Mengerikan Saat Hewan Membunuh Korbannya
Alam memang indah, tetapi juga dapat mematikan, dan terkadang benar-benar buruk. Berikut adalah daftar sepuluh cara paling mengerikan bagaimana hewan dapat membunuh korbannya.
10. Disengat Listrik (Belut Listrik)
Belut listrik adalah salah satu penghuni mematikan di sungai Amerika Selatan. Bukan hanya satu, tapi tiga organ khusus untuk mengtinjauankan arus listrik cukup kuat (600 volt, kadang-kadang lebih) cukup untuk membuat pingsan atau membunuh manusia dewasa.
Hal ini diyakini sebagai penjelasan bahwa banyaknya orang hilang yang sedang berenang di sungai Amazon dan Orinoco, dapat disebabkan karena mereka menjadi terkejut oleh belut listrik lalu tenggelam. Banyak dari kematian ini sering disalahkan pada serangan oleh hewan pemangsa seperti piranha atau caiman.
9. Tercekik (Python / Anaconda)
Phyton dan anaconda tidak berbisa. Mereka memiliki gigi yang sangat tajam untuk mencengkram mangsanya, tetapi mereka bergantung pada kekuatan lilitannya untuk membunuh.
Ini berarti, mereka melilit korban dan meremas sehingga mangsanya yang malang tidak memiliki ruang untuk bernapas. Setiap kali korban mencoba menarik napas, ular meremas lebih keras. Lilitan mematikan ini begitu kuat sehingga bahkan darah tidak bisa mengalir.
8. Ditenggelamkan & Dikoyak (Buaya)
Di antara hewan pemangsa besar, buaya adalah yang membunuh sejumlah besar orang setiap tahun. Buaya mempunyai teknik membunuh yang terkenal, yaitu "putaran maut".
Buaya memegang mangsanya dengan rahangnya (biasanya leher), menyeretnya ke dalam air dan memutarkan tubuhnya, ini biasanya cukup untuk memotong-motong tubuh korbannya yang malang. Bagian yang paling menakutkan adalah bahwa buaya benar-benar tidak peduli apakah mangsanya masih hidup atau mati ketika mulai memakannya.
7. Digigit Menembus Otak (Jaguar)
Cara membunuh jaguar berbeda dengan kerabat lainnya sesama kucing ataupun singa, yang biasanya menggigit leher mangsa mereka atau sampai mematahkannya, melainkan menggigit melalui tengkorak dan menembus otak, menyebabkan kematian instan.
Hal ini dikarenakan taring panjang dan tebal, dan rahang sangat kuat untuk melakukan hal ini. Jaguar tidak menggigit melalui bagian atas tengkorak, melainkan menancapkan taringnya ke telinga korban. Dapatkah Anda membayangkan taring kucing raksasa menusuk melalui telinga Anda dan masuk ke otak Anda?
6. Dikoyak Burung Raksasa (Kasuari)
Kasuari dimasukkan oleh Guinness World Records sebagai burung di dunia yang paling berbahaya, Kasuari memiliki cakar, seperti belati besar di ujung kedua kakinya.
Ketika berhadapan dengannya, ia akan melompat ke udara dan menendang musuhnya menggunakan cakar mematikan hingga menyebabkan cedera serius. Tendangan ini cukup kuat untuk memecahkan organ internal Anda dan menyebabkan pendarahan besar-besaran dan berujung kematian.
5. Wajah yang Dirobek-robek (Beruang Sloth)
Beruang Sloth kebanyakan ditemukan di India dan Sri Lanka, di mana penduduk asli mereka takut padanya melebihi harimau atau ular. Dikatakan bahwa mereka menganiaya setidaknya satu orang per minggu di India, dan mereka tampaknya sering menyerang tanpa provokasi.
Jika berhadapan dengannya, beruang sloth sangat memungkinan untuk menyerang Anda. Dibunuh oleh Beruang Sloth sangatlah mengerikan karena cara mereka menggunakan gigi yang sangat panjang & cakar tajam untuk merobek wajah korbannya. Mereka yang cukup beruntung untuk lolos dari kematian setelah serangan beruang sloth, biasanya telah kehilangan salah satu dari kedua mata, hidung, bibir, dan anggota tubu lainnya.
4. Tersedak Semut (Semut Siafu)
Spesies ini merupakan satu-satunya serangga Afrika yang diketahui benar-benar menyerang dan memakan manusia. Serangan biasanya terhadap orang tidur, bayi yang sedang ditinggalkan dan setidaknya satu orang mabuk yang patah kaki dan tidak bisa melarikan diri dari pasukan semut, semuanya telah dilaporkan tewas.
Apa yang membuat serangga ini begitu menakutkan, adalah bahwa mereka bisa menggigit dan menyengat, tapi itu bukan cara mereka membunuh Anda. Selama serangan itu, mereka akan mencoba untuk pergi ke celah yang dapat mereka temukan, termasuk mulut dan hidung, dan korban dikatakan meninggal karena asphyxia setelah semut merangkak ke dalam paru-paru korban.
3. Infeksi yang Menyakitkan (Candiru)
Candiru akan berenang ke dalam uretra atau anus manusia, baik laki-laki dan perempuan, dan terjebak di sana dengan duri yang menusuk. Hal ini sangat menyakitkan dan berpotensi mematikan, karena ketika korban manusia meninggalkan air, ikan akan mati dan tubuhnya mulai membusuk.
Infeksi yang ditinjauankan telah menyebabkan banyak kematian di daerah terpencil di Amerika Selatan di mana tidak ada rumah sakit, karena prosedur bedah harus diperlukan untuk mencabut ikan dari bagian-bagian pribadi Anda.
2. Dimakan Hidup-Hidup (Serigala / Hyena)
Memang tidak umum bagi hewan untuk mengunyah usus mangsanya selagi masih hidup. Tetapi tidak untuk serigala atau hyena. Kematian mangsa biasanya karena shock atau kehilangan darah, tapi tetap saja, menjadi hidup sementara kelompok pemangsa rakus lainnya menggeram pada isi perut korbannya.
1. Mati Kelaparan (Cacing Pita)
Cacing pita dapat berpindah pada Anda melalui makan daging mentah atau kurang matang. Setelah tertelan, makhluk itu akan menempelkan dirinya ke dinding usus dan menyerap semua nutrisi makanan dari inangnya.
Jika tidak diobati, infeksi cacing pita pada akhirnya dapat menyebabkan kematian karena kelaparan, kadang-kadang larva cacing pita dapat menemukan jalan mereka ke dalam otak Anda, menyebabkan kejang dan segala macam masalah neurologis.
Source
Minggu, 22 Desember 2013
Saat Jeans Mulai Dikenal Manusia

Siapa yang di lemari pakainnya tidak menyimpan busana berbahan jeans saat ini? Pasti sudah sangat sulit untuk menemukan manusia yang saat ini tidak punya pakaian berbahan jeans. Pakaian jenis ini sudah sangat populer di seluruh dunia.
Dari manakah jeans ini berasal dan kapan mulai ditemukan? Tidak ada angka tahun yang pasti untuk dijadikan tonggak sejarah ditemukannya jeans. Beberapa referensi hanya menyebutkan bahwa busana jenis tersebut mulai dikenal setelah banyak imigran dari Genoa (Italia) yang masuk Amerika di abad ke-19. Istilah jeans sendiri merupakan adaptasi dari pengucapan kata Genoa dalam lisan Inggris.
Dari manakah jeans ini berasal dan kapan mulai ditemukan? Tidak ada angka tahun yang pasti untuk dijadikan tonggak sejarah ditemukannya jeans. Beberapa referensi hanya menyebutkan bahwa busana jenis tersebut mulai dikenal setelah banyak imigran dari Genoa (Italia) yang masuk Amerika di abad ke-19. Istilah jeans sendiri merupakan adaptasi dari pengucapan kata Genoa dalam lisan Inggris.
Awalnya, jeans terbuat dari material campuran. Tapi, kemudian di akhir abad 19 katun mulai banyak ditemukan. Sejak saat itulah kemudian jeans dibuat dari bahan baku katun. Sedangkan warna dasar jeans mulanya hanya biru tua. Karena itulah kemudian kata jeans sering ditempelkan dengan kata blue (yang berarti biru).
Di tahun 1949, di California mulai tumbuh industri tambang emas. Para penambang saat itu memerlukan pakaian yang tebal, kuat, dan tetap layak dipakai meski sedikit kotor. Dari sinilah kemudian kain jeans menjadi mulai populer.
Tahun 1853, seorang bernama Leob Strauss meninggalkan rumahnya di New York dan pindah ke San Francisco untuk menjalankan bisnis penjualan pakaian jeans. Dia menyuplai banyak pakaian jeans untuk para penambang. Kemudian, nama Leob dia ganti menjadi Levi, sehingga nama lengkapnya kemudian menjadi Levi Strauss. Inilah yang kemudian menjadi merek pakaian jeans buatannya yang kemudian sering disingkat menjadi Levis.
Di tahun 1949, di California mulai tumbuh industri tambang emas. Para penambang saat itu memerlukan pakaian yang tebal, kuat, dan tetap layak dipakai meski sedikit kotor. Dari sinilah kemudian kain jeans menjadi mulai populer.
Tahun 1853, seorang bernama Leob Strauss meninggalkan rumahnya di New York dan pindah ke San Francisco untuk menjalankan bisnis penjualan pakaian jeans. Dia menyuplai banyak pakaian jeans untuk para penambang. Kemudian, nama Leob dia ganti menjadi Levi, sehingga nama lengkapnya kemudian menjadi Levi Strauss. Inilah yang kemudian menjadi merek pakaian jeans buatannya yang kemudian sering disingkat menjadi Levis.
Langganan:
Postingan (Atom)